Mengapa Wanita Melakukan ABORSI

Mengapa Wanita Melakukan ABORSI - Tentang adanya bentuk kata dari sebuah kehamilan yang tidak diinginkan adalah penyebab perempuan ingin lakukan aborsi. Tidak selalu karena belum menikah, data studi yang dilakukan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) menunjukkan bahwa sebagian besar perempuan yang ingin aborsi justru yang sudah menikah. Dengan begitu akan kami bagikan beberapa faktor ataupun alasan kenapa wanita melakukan aborsi, simak artikel di bawah ini.
  • Kehamilan Remaja - Ya, inilah yang menyebabkan mengapa timbulnya anggapan bahwa aborsi adalah sesuatu yang buruk. Hubungan intim yang dilakukan oleh anak usia remaja dan menyebabkan kehamilan semakin marak terjadi. Secara linier, aborsi pun juga semakin banyak terjadi dengan menenggak Obat Aborsi yang kini mudah di beli pada remaja masakini.
  • Menyelamatkan Sang Ibu - Tentunya menimang buah hati menjadi impian para calon ibu. Namun, apabila kondisi kesehatan sang ibu tak memungkinkan untuk melanjutkan kehamilan maka terpaksa sang janin harus digugurkan.
  • Tekanan Keuangan - Beberapa pasangan tak mampu memenuhi kebutuhan anak. Terutama jika kehamilan ini merupakan kehamilan yang tidak direncakan. Alasan ini muncul di beberapa negara, khususnya negara dunia ketiga. Jika tidak ada calon orang tua yang akan menampung sang anak maka pilihan yang dilakukan adalah menggugurkan.
  • Pemerkosaan - Salah satu peristiwa yang paling ditakuti oleh wanita tentunya adalah pemerkosaan. Terutama, jika terjadi kehamilan akibat hal tersebut. Cara satu-satunya untuk keluar dari melahirkan anak yang tidak diinginkan, terkadang wanita melakukan aborsi.
  • Terlalu banyak anak - Yang berkeinginan untuk aborsi justru yang sudah menikah karena sudah punya banyak anak. Yang anaknya banyak ini yang kita perjuangkan. Kita akan memberikan konseling terlebih dahulu agar si ibu mengerti dan tidak mencoba-coba aborsi yang tidak aman," jelas Inne.
  • Anak masih kecil - Wanita menikah juga banyak yang ingin menggugurkan kandungan karena alasan anak masih kecil. Hal ini biasanya terjadi karena alat kontrasepsi gagal berfungsi sehingga menyebabkan kehamilan yang tidak diinginkan.
  • Hamil di umur yang terlalu tua - Kehamilan di usia tua sebenarnya dapat membahayakan nyawa si ibu, bahkan kondisi ini turut menyumbang tingginya angka kematian ibu. Terlebih lagi bila ibu yang usianya sudah tidak muda ingin melakukan aborsi dengan cara yang tidak aman.
  • Tidak siap jadi ibu - Hal ini biasanya disebabkan karena kurangnya informasi yang didapatkan oleh remaja. Banyak remaja yang masih menganggap bahwa melakukan hubungan seksual pertama kali tidak dapat menyebabkan kehamilan. Akhirnya ketika kehamilan yang tidak diinginkan terjadi, ia tidak siap untuk menjadi ibu.
  • Masih sekolah - Sebenarnya menurut studi kami remaja itu tidak sampai 20 persen. Ada yang alasannya karena masih sekolah, tapi tidak terlalu banyak dibandingkan dengan wanita menikah yang karena kegagalan konstrasepsi," jelas Inne.
  • Mementingkan karir - Terkadang karir juga menjadi alasan wanita untuk menggugurkan kandungan secara sendiri dengan Obat Cytotec maupun oleh dokter di tempat klinik aborsi. Meski jumlahnya tidak terlalu banyak, tetapi alasan terikat kontrak kerja, tidak ingin disibukkan dengan anak atau ingin meraih karir yang tinggi juga menjadi alasan wanita melakukan aborsi.
Baca juga: Dapatkah Wanita Melakukan Aborsi Medis di Rumah
Intinya... Semua wanita yang ingin melakukan aborsi, tentunya sudah di pikirkan olehnya tentang bahaya aborsi, dampak buruk di masa depan, maupun hal-hal yang lainnya, semua tergantung pemikiran masing-masing.

Artikel Terkait


Silahkan Baca Juga Artikel Lainnya yang serupa dengan Mengapa Wanita Melakukan ABORSI agar anda dapat informasi yang lebih banyak mengenai Tips dan Cara Aborsi yang di Infokan disini... Terima Kasih sudah mau mengunjungi dan Membaca Postingan kami dan jika bermanfaat silahkan beri bintang di bawah ini.
{[['']]}

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar